Beberapa Tantangan Belajar Pada Universitas di Swiss (3)

3. Nilai Ujian Akhir Semester

Guys, ujung daripada sebuah matakuliah yang sudah diajarkan dan diujikan tidak lain adalah nilai. Siapapun mahasiswa/wi-nya akan berharap mendapatkan nilai yang maksimal. Di Swiss, nilai maksimal ada 6 dan minimal 1. Untuk tingkat kelulusan, mahasiswa/wi harus bisa mengumpulkan minimal nilai 4.

Untuk mendapatkan nilai 6 di kampus saya belajar tidaklah mudah. Wuih jangankan untuk itu, untuk lulus suatu matakuliah saja sulit. Rata-rata untuk anak yang tergolong encer otaknya mendapatkan nilai 5. yang jenius ya 5.5 atau 6. Oh iya, tidak ada ujian tengah semester disini.

Hasil dari UAS adalah nilai akhir yang jarang sekali dikombinasikan dengan poin tambahan. Jadi hampir 95% nilai dihasilkan dari UAS. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa aktif maupun tidak aktif, kalian tidak akan mendapatkan nilai tambahan kecuali sudah tertera dalam uraian matakuliah tertentu. Tapi, kalaupun tidak ada tulisan tambahan poin seperti yang saya maksudkan, mahasiswa/wi tetap diminta aktif. Beda kan dengan universitas di tanah air. Absensipun tidak ada nilai tambahan seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Jadi, banyak dari matakuliah yang diujikan menjadi tolak ukur lulus tidaknya mahasiswa/wi.

Bisa kebayang kan gimana menantangnya kuliah disini karena bukan hanya tidak mengenal UTS seperti di universitas di tanah air, tapi juga nilainya 100% murni dari UAS. Lalu bagaimana jika ada mahasiswa yang tidak lulus suatu matakuliah? Yaaa mahasiswa/wi harus mengulang ujiannya pada akhir semester selanjutnya. Misalnya setelah mengulang tapi gagal lagi, apa yang akan terjadi? Yaa.. selesailah harapan untuk melanjutkan kuliah di universitas saya. Tapi, hal ini sangat jarang terjadi, kecuali mahasiswi/wa-nya gak belajar. Kalau ujian ke-dua tidak lulus, mahasiswa/wi tersebut tidak boleh lanjut kuliah tidak hanya pada universitas saya tapi juga di seluruh universitas di negara ini. Alhasil, siapapun dia kalau ingin mendapatkan gelar S1/S2 dari universitas harus kuliah di negara tetangga.

Sekian ya bagi pengalaman saya dengan kalian. Semoga membantu kalian untuk belajar dengan rajin.

Cheers 😉

About Didi Le Javanais

Dear everyone Welcome to my website where you will find the diverse range of articles from hobbies to businesses, and before jumping to each section, I am happy to introduce myself so that you know a little bit about my background. I’m Didi, I used to work in various industries with different professions for more than 25 years from the hospitality industry, supply chain, academic to non-profit organisation and sport therapist. I obtained my bachelor and master degrees with focus on Finance from Swiss university. The knowledge and experience I’ve gained so far are still not enough to interpret what is going to happen in the future. However, I always exercise my competences to mitigate risks particularly when I am requested to give some advice, related to businesses. Through this website I am trying to sell some stuff where you might be interested in and so you will purchase it directly either for yourself or gifts to the ones you love and care about. By the way, in my free time, I love practising both regular and seasonal sports like badminton, martial art, skiing, etc. And when I have sufficient saving I travel the world. I also like taking pictures for fun and businesses, producing videos, editing them and uploading on my channels such as YouTube, Facebook Page and Instagram. Last but not least, I love cooking and baking hey, so who knows one day you can taste my homemade foods and cakes. So do not hesitate to get in touch with me in case you have questions, you look for business consultant, etc. Thanks for stopping over on my site. Cheers Didi Le Javanais
This entry was posted in Education and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a comment